INCLUDE_DATA

3M Beralih Ke Linux (Open Source)

12 Jun

“Kalau AA Gymnastiar bisa membuat rumus 3M untuk para jema’ahnya, saya juga punya rumus 3M untuk Beralih Ke Linux atau Menggunakan Opensource yang sangat sosialis di bidang IT.”

Sejak mahasiswa dulu ada beberapa dosen yang menggencarkan semangat Go Opensource, kondisi dan keadaan kita selalu memaksa untuk kembali ke Microsoft. Berat rasanya meninggalkan rumah mewah dengan segala isinya, kalo umpanya kita ibaratkan OS (Operating Sistem) Windows yang kita gunakan sebagai rumah. Rasanya windows sebagai rumah mewah lengkap dengan pelayan dan fasilitas yang aduhai. Siapa yang mau pindah dari rumah itu, apalagi pindah kerumah baru yang belum tentu fasilitas yang ada bisa kita gunakan. Mungkin ini yang menyebabkan beberapa orang enggan pindah ke linux.

Tapi jauh dilubuk hati yang paling dalam terkadang bersuara, apakah yang kita lakukan dengan sistem operasi “berbayar” ini benar? Padahal kita hanya melakukan pembajakan atas intelektual orang lain? Dengung suara ini semakin keras dan semakin kompleks ketika saya memulai merintis karir di bidang pembuatan software. Begitu besar kekhawatiran saya saat produk yang saya buat dengan susah payah, harus jatuh ke tangan orang lain, kemudian di salah gunakan untuk kepentingan komersial lagi. Ini salah satu kecenderungan saya mulai beralih ke Linux.

Untuk beralih ke linux, memang sangat berat dan butuh pengorbanan akan hal itu, akan tetapi pengorbanan ini akan tetap bernilai sebagai intelektual kita tentunya. Kenapa? Karena dengan memahami linux dengan segala kerumitan prosedurenya, kita memiliki tambahan point pembelajaran yang lebih dari hal itu. Selain itu, kita akan lebih memahami bagai mana proses di dunia baru yang dinamakan dunia opensource, dimana kita akan berada dalam komunitas baru yang tentunya dipakari oleh jago-jago IT di dunia. Sehingga, dalam dunia baru ini kita bisa mendiskusikan segala macam problema yang kita temui dan mencarikan solusi-solusi untuk kepentingan bersama. Maka konsekuensi yang harus kita hadapi ketika harus beralih ke Open Source adalah, mempelajari bagaimana cara tinggal dirumah/dunia baru tersebut.

Untuk permulaan, saya menawarkan rumus jitu yang bernama 3M untuk mulai beralih ke Linux:
1. Mulailah menginstal Linux dengan sistem double OS (Menginstal linux dan windows). Hal ini dilakukan agar kita masih dapat membandingkan (mencari kesamaan) antara pekerjaan yang dilakukan di Windows terdahulu, dengan pekerjaan yang dilakukan di Linux. Tentunya double OS ini jangan dilakukan secara virtual saja (menjalankan os lain dengan ), tapi dengan cara parting (melakukan install penuh pada hardisk dengan partisi tertentu).
2. Mencari dan memilih pengganti tools (aplikasi-aplikasi atau fasilitas yang digunakan) pekerjaan anda pada Linux yang fungsinya sama dengan tools pada windows. Ada banyak pilihan aplikasi, tapi usahakan pilihlah yang tepat. Misalkan anda perlu hiburan dengan pemutar video dan audio, maka anda dapat menggunakan Amarox, XMMS, VLC, dan totem. Anda bekerja dalam bidang administrasi? tidak perlu repot di Linux, karena ada OpenOffice yang serbaguna. Anda seseorang yang senang dengan otak-atik sistem komputer, di linux ada sysviinit dan sum. Atau anda seorang praktisi IT yang berkutik dengan pembuatan aplikasi? Paket SUN JAVA, C++, Pascal, Fortran, AMP (Apache, Mysql, PHP), juga ada di sana. Dan banyak contoh lainnya yang pastinya akan menggantikan fasilitas di Windows dahulu.
3. Membiasakan diri dengan metode di Linux. Ini tahap yang cukup berat apabila anda tidak mempunyai semangat opensource, tapi ini adalah hal yang sangat mengasikkan ketika anda senang dengan dunia opensource. Kenapa? karena seperti yang telah saya utarakan di atas, kita bisa share pengalaman dan keluh kesah kita, so yang belajar bukan kita aja kok. Namanya juga dunia opensource, tanpa forum diskusi, sepertinya akan hampa tentunya. Maka, rajinlah mendatangi forum-forum terkait dengan opensource untuk OS Linux anda, so dapatkan ilmu lebih banyak lagi.

Semoga tips ini bisa mendorong kita semua untuk mempelajari hal baru di dunia IT. Sehingga dunia IT Indonesia dapat lebih maju terus seiring dengan waktu. Salam.

One Response to “3M Beralih Ke Linux (Open Source)”

  1. Budi_Mulyana 11. Jul, 2009 at 7:27 pm #

    sebenarnya untuk program and office linux ok…
    tapi kalau mau jalanin game farcry atau doom di linux gak bisa apa2x……
    terus masalah kedua…kalau install aplikasi tambahan ribet dengan berbagai defendency nya…..
    wah gua nyerah deh…..

Leave a Reply